Keberagaman dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI)
ialah merupakan sifat atau nilai luhur yang terkandung dalam bangsa Indonesia
kala itu. Nilai-nilai inilah yang digali oleh bapak bangsa dan diletakkan
sebagai dasar falsafah negara yaitu Pancasila.
Pancasila digali oleh Soekarno
melalui karakter asli bangsa yang ada didalamnya, Soekarno melihat dan
memperhatikan dengan jelas karakter tiap-tiap rakyatnya. Mana kala itu karakter
masyarakat Indonesia terkenal sopan santun, suka menolong, gotong-royong,
bertuhan yang berkebudayaan, saling toleran dan mengembangkan serta
mengedepankan musyawarah, mufakat.
![]() |
| Sumber www.romadecade.org |
Hal-hal seperti inilah menjadi tantangan dan hambatan bangsa Indonesia,
tentu ini tanggung jawab seluruh rakyat dan anak bangsa serta pekerjaan besar
bagi penguasa dan pemerintah dalam menyelesaikan persoalan tersebut.
Pancasila sebagai pedoman dalam berkehidupan, berbangsa dan bernegara yang memiliki arti cinta kasih, toleransi dan gotong royong sudah semestinya Pancasila terimplementasikan secara perilaku, para pejabat dan elit penguasa harus mencerminkan Pancasila semua harus diamalkan maka rakyat dibawa pun mengikuti. Cara-cara seperti inilah akan mencapai cita-cita para founding father dan cita-cita bersama.

0 komentar:
Posting Komentar