Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Komisariat
Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Fisipol) Universitas Tanjungpura (Untan)
adakan kunjungan sosial bertajuk GMNI GOES TO PANTi dengan tema kegiatan
“Berbagi Kasih Dalam Bingkai Kebhinekaan”, Desa Rasau Jaya Kabupaten Kubu Raya, Sabtu (14/12/2019).
Dalam kunjungan
sosial ini diikuti 19 kader komisariat
Fisip dan 1 orang perwakilan dari komisariat IAIN dan dihadiri 42 anak
panti asuhan serta 3 orang dari pihak penggelola yayasan. Aldo selaku penanggung
jawab kegiatan menyampaikan, warung kopi menjadi awal mula rencana untuk
melaksanakan kunjungan sosial, sebagaimana mengimplementasi nilai-nilai sila
kedua Pancasila sehingga muncul gagasan untuk melakukan aksi sosial yaitu
bersifat peri kemanusian.
“Kegiatan ini dimulai
dengan melakukan open donasi berupa barang, uang, buku sembako dan pakaiaan
serta melakukan aksi penggalangan dana di persimpangan lampu merah. Donasi yang
diserahkan berupa uang dari hasil penggalangan dana, pakaian, sembako, buku dan
motivasi serta saran tentang pemahaman dari etika sopan santun, menjaga
kebersihan dan lain-lainya,”ujarnya.
![]() |
| Foto saat melakukan edukasi kepada adik-adik pantu asuhan |
Selanjutnya, ia berharap kegiatan yang dilaksankan ini
bermanfaat dan berguna bagi adek-adek panti asuhan sehingga dapat menjadikan
mereka generasi penerus bangsa yang memegang teguh semangat kebersamaan dan
kesatuan serta dapat menjalin tali kasih kepada sesama. Selain itu Rego, Ketua
Komisariat Fisip, menyampaikan tujuan kunjungan sosial sebagai bentuk dari
karakter bangsa yang dimana kita implementasi Pancasila dari sila kedua
sekaligus bentuk peduli kasih sesama warga negara Republik Indonesia.
“Banyak Hal dan cerita yang kami dapatkan dari kegiatan ini,
mulai proses pembentukan, penggalangan dana hingga berada dipanti asuhan merasa hadir dirumah sendiri yang terasa
suasana kekeluargaan begitu erat,”ungkap Rego.
![]() |
| Foto Keluarga GMNI FISIP di depan bangunan panti asuhan |
Lanjutnya ia berharap semoga kedepan kegiatan ini sebagai
pondasi awal kita untuk memberikan peduli kasih sesama yang membutuhkan karena
sejatinya kita adalah satu nusa satu bangsa. Sementara itu Herman penggelola
panti asuhan mengharakan bantuan, yang dibutuhkan disini material,
karena kami disini dalam proses pembangunan, contohnya alat-alat bangunan seperti
batu pasir semen dan juga besi , jikalau ada yang ingin mau berbagi kita sangat
berterima kasih atas segala sumbangnya.
Telah terbit di : thetanjungpuratimes.com



0 komentar:
Posting Komentar