BELAJAR UNTUK MENGAJAR, MENGAJAR UNTUK BELAJAR

Mahasiswa KKM Fisip Untan Ajak Masyarakat Desa Ansiap Ciptakan Pupuk Organik Mandiri


foto bersama tim pupuk organik mandiri, perangkat desa ansiap dan mahasiswa kkm fisip untan kelompok 25 saat pembuatan pupuk organik

 Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Tanjungpura adakan penyuluhan dan pelatihan pembuatan pupuk organik di Desa Ansiap, Kecamatan Sadaniang Kabupaten Mempawah. Senin 3 Februari.

Dalam kegiatan ini di hadiri oleh berbagai elemen yaitu antara lain : Perangkat Desa Ansiap, Kelompok Tani Desa Ansiap, Warga Desa Ansiap, dan Mahasiswa KKM Fisip Untan Kelompok 25. Pada kegiatan tersebut tidak hanya penyampaian materi, namun para peserta langsung di ajarkan mengolah bahan mentah untuk di jadikan pupuk organik.

Daniel selaku Ketua Tim  Penyuluhan dan Pembuatan pupuk organik, menjelaskan "pembuatan pupuk organik mandiri sangatlah simpel, penyediaan bahan ada di lingkungan sekitar, seperti rumput, jerami/sekam padi dan kotoran ternak,"ujarnya.

Pupuk organik ini sangat tinggi manfaatnya, tanaman menjadi sehat tanpa bahan kimia dan, pupuk organik sangat cocok untuk berbagai macam tanaman seperti padi dan sayuran.
foto bersama sekretaris desa ansiap dan mahasiswa kkm saat penyerahan piagam penghargaan kepada tim pupuk mandiri desa sekabu
Supin selaku Ketua Kelompok KKM, "menyampaikan program ini kami selenggarakan karena melihat situasi dan kondisi dilapangan, bahwa warga Desa Ansiap antusias untuk mengolah pertanian dan perkebunan, dilain kesempatan hal ini juga akan berdampak berkurangnya penggunaan pupuk kimia serta dapat meningkatkan hasil pertanian dan perkebunan,"ungkapnya.

Hendinatus sebagai Sekretaris Desa Ansiap menyampaikan "mendukung program penyuluhan dan pembuatan pupuk organik yang diadakan oleh mahasiswa KKM Fisip Untan. Diketahui masyarakat Desa Ansiap secara umum berstatus sebagai petani, maka sangat baik program ini bisa terlaksana di Desa Ansiap, terutama mengacu pada kemandirian dibidang pertanian,"ujarnya.

Kesempatan yang sama Daniel berharap " mudah-mudahan dengan materi dan pelatihan ini masyarakat Desa Ansiap bisa tertarik mencoba mengolah tanaman menggunakan pupuk organik dan masyarakat Desa Ansiap juga rajin dalam bertani.

Hal senada Supin berharap "Masyarakat Desa Ansiap lebih bisa menggunakan pupuk ramah lingkungan seperti pupuk organik, mengurangi penggunaan pupuk kimia, serta  memajukan pertanian dan perkebunanya, karena nantinya  dari hasil tersebut bisa dijual keluar.


Telah terbit di : kalbarsatu.id & pontianaksatu.id

Share on Whatsapp Share on Google Plus

About ardianusardi.blogspot.com

    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar:

Posting Komentar