BELAJAR UNTUK MENGAJAR, MENGAJAR UNTUK BELAJAR

Pilkada Kota Pontianak Tahun 2018 Dalam Kajian Perilaku Pemilih

Ilustrasi kotak suara dalam pemilihan, Sumber : Google.com

Pemilihan kepala daerah (Pilkada) secara langsung merupakan jalan politik yang terbaik dalam pratek demokrasi lokal. Hal ini dikarenakan sebagai langkah awal bagi masyarakat lokal dalam menata pemerintah yang dapat dipercaya karena memperoleh legitimasi langsung dari rakyat. Pilkada serentak 27 Juni 2018 merupakan kebijakan pemerintah yang dibuat pemerintah dalam rangka untuk meningkatkan efektivitas dan efesiensi dalam penyelenggaran Pilkada di Indonesia. Pada Pilkada serentak yang dilaksanakan pada 27 Juni 2018, di Indonesia khususnya di Kota Pontianak, Provinsi Kalimantan Barat. Pilkada di Kota Pontianak Kalimanta di ikuti enam kecamatan dengan 3 pasangan calon yaitu : 1. Harry-Yandi 2. Edi Rusi Kamtono-Bahasan 3.Satarudin-Alpian. Dengan latar belakang jabatan yang berbeda-beda.


Di Kecamatan Pontianak Timur pada Pilkada Kota Pontianak Tahun 2018, dari tiga kandidat Pasangan Walikota dan Wakil Walikota yang bertarung di Pilkada Kota Pontianak, terdapat dua kandidat calon, dimana sama-sama berasal dari Kecamatan Pontianak Timur yaitu pada nomor urut dua Bahasan,S.H maju sebagai calon Wakil Walikota berpasangan dengan Ir.H. Edi Rusdi Kamtono,M.M.,M.T  dan pada nomor urut tiga Saturidin,S.H maju sebagai calon walikota berpasangan dengan Alpian Aminardi,S.H.,M.H. Kedua tokoh tersebut Bahasan,S.H dan Saturin, S.H  merupakan masyarakat berasal dalam satu wilayah yang sama yaitu kecamatan Pontianak Timur.

Latar belakang Ir.H. Edi Rusdi Kamtono,M.M.,M.T yang sebelum maju mencalonkan diri sebagai Walikota Pontianak, adalah sebagai Wakil Walikota Pontianak Periode 2013-2018 yang bersanding bersama Sutarmidji,S.H.,M.Hum. Bahasan,S.H yang menjadi calon wakilnya Ir.H. Edi Rusdi Kamtono,M.M.,M.T  tentu juga memiliki pengalaman yang mumpuni, latar belakang  pengurus partai yaitu sebagai Wakil Ketua Dewan Pengurus Provinsi Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia Provinsi Kalimantan Barat dan beliau juga pernah menjabat sebagai Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota Pontianak di periode 2009-2014 sehingga di tahun berikutnya mampu mengantarkan beliau terpilih sebagai Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Kalimantan Barat di periode 2014-2018 serta beliau juga terkenal sebagai Ketua Ikatan Keluarga Besar Madura Kota Pontianak.

Satarudin,S.H yang berpasangan dengan Alpian Aminardi,S.H.,M.H nomor urut tiga pada daftar kandidat calon diketahui juga memiliki pengalaman tidak kalah hebat dari pasangan nomor urua dua. Satarudin,S.H menjabat sebagai Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota Pontianak periode 2014-2019, sebelum mengundurkan diri dari jabatanya pada tanggal 13 Februari 2018 untuk maju dalam Pilkada Kota Pontianak 2018. Tentunya Satarudin,S.H telah banyak dikenal dan memiliki relasi dengan warga di Kecamatan Pontianak Timur, tercatat beliau memulai karier sebagai anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kota Pontianak sejak 2009 latar belakangnya sebagai orang partai politik yang menjabat sebagai Ketua Dewan Pimpinan Cabang Kota Pontianak Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan mampu mengantarkanya menjabat dua periode sebagai Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kota Pontianak serta di periode keduanya menjabat sebagai Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Kota Pontianak. Begitu pula calon wakilnya Alpian Aminardi,S.H.,M.H adalah salah satu warga masyarakat Kecamantan Pontianak Utara dan calon Wakil Walikota nomor urut tiga juga merupakan Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota Pontianak yang telah menjabat dua periode mulai tahun 2009-2018. Tentunya kedua pasangan tersebut Ir.H. Edi Rusdi Kamtono,M.M.,M.T dan Bahasan serta lawanya Satarudin.,S.H dan Alpian Aminardi,S.H,M.H sebagai kedua pasangan saling memiliki latar belakang yang berbeda, ada banyak hal yang membuat peneliti tertarik dalam mengamati hasil perbandingan perolehan suara kedua pasangan tersebut khusunya di Kecamatan Pontianak Timur.

Beranjak dari Pilkada Kota Pontianak Tahun 2013 yang lalu, ingin penulis sampaikan adalah bahwa pasangan Ir.H. Edi Rusdi Kamtono,M.M.,M.T dan Bahasan, S.H yang maju dalam Pilkada Kota Pontianak Tahun 2018 telah memiliki modal besar yaitu basis massa yang telah mendukungnya disaat Sutarmidji,S.H,.M.Hum dan Ir.H.Edi Rusdi Kamtono,M.M.,M.T bersaing dengan pasangan lainnya pada Pilkada Kota Pontianak Tahun 2013. Pilkada Kota Pontianak Tahun 2013 telah mengantarkan Ir.H. Edi Rusdi Kamtono,M.M.,M.T S.H sebagai wakil walikota Pontianak, dan juga Bahasan,S.H pada Pemilihan Umum Legislatif tingkat Provinsi Tahun 2014 mampu mengantarkanya sebagai Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Kalimantan Barat dari Daerah Pemilihan 1, tentunya dari hal ini masyarakat telah memberikan kepercayaan kepada pasangan Ir.H. Edi Rusdi Kamtono,M.M.,M.T dan Bahasan,S.H pada saat maju pilkada selanjutnya. Dibalik optimis tersebut, tentu ada tugas besar dan tantangan besar terkait bagaimana mempertahankan pemilih agar tetap mendukung pasangan Ir.H. Edi Rusdi Kamtono,M.M.,M.T dan Bahasan, S.H. yang maju dalam Pilkada Kota Pontianak Tahun 2018.

Ir.H. Edi Rusdi Kamtono,M.M.,M.T dan Bahasan,S.H sebagai pasangan petahana yang maju dalam pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Pontianak tahun 2018 menang telak saat proses perhitungan hasil suara, sehingga pasangan Satarudin.,S.H dan Alpian Aminardi,S.H,M.H harus kalah suara di kecamatan daerah pemilihanya yaitu Kecamantan Pontianak Timur. Pasangan nomor urut dua yaitu Ir.H. Edi Rusdi Kamtono,M.M.,M.T dan Bahasan,S.H mampu mengungguli pasangan lain dengan hasil perolehan suara yang sangat signifikan.

Dalam Pilkada Kota Pontianak Tahun 2018 yang lalu, pasangan Ir.H. Edi Rusdi Kamtono,M.M.,M.T dan Bahasan,S.H beserta tim pemenangnya berusaha dengan maksimal mungkin untuk mempertahankan suara pemilih yang telah mendukungnya dalam pilkada sebelumnya. Tercatat pada Pilkada Kota Pontianak Pada Tahun 2013 yang lalu perolehan suara Sutarmidji.,S.H, M.Hum dan Ir.H.Edi Rusdi Kamtono,M.M.,M.T sebanyak 139.061 suara dan secara umum di Kota Pontianak. Untuk di wilayah Kecamatan Pontianak Timur, perolehan suara pasangan Sutarmidji.,S.H.,M.Hum dan Ir.H.Edi Rusdi Kamtono,M.M.,M.T tercatat berjumlah 19.053 suara. Ir.H.Edi Rusdi Kamtono,M.M.,M.T hadir sebagai calon Walikota Pontianak yang bersanding dengan Bahasan, S.H pada Pilkada Kota Pontianak  Tahun 2018, yang memiliki banyak perbedaan ketika bersanding sebagai wakil walikota dengan Sutarmidji.,S.H.,M.Hum.

Mempertahankan pemilih dan massa pendukung saat menjelang Pilkada Tahun 2018 menjadi salah satu strategi kampanye pasangan Ir.H. Edi Rusdi Kamtono,M.M.,M.T dan Bahasan,S.H sehingga mampu mengungguli pasangan lainnya, terkhusus diwilayah Kecamatan Pontianak Timur, yang terdapat ada calon Walikota yang berasal dari wilayah tersebut. Usaha untuk mempertahankan pemilih ini menjadi salah satu strategi yang digunakan pasangan Ir.H. Edi Rusdi Kamtono,M.M.,M.T dan Bahasan,S.H serta tim pemenangannya sehingga sangat efektif dalam mengumpulkan pundi-pundi dukungan dari masyarakat. Pasangan nomor urut dua ini, dapat unggul dari pasangan lainnya, adapun data tersebut dapat dilihat pada tabel dibawah ini.

Dengan menangnya pasangan nomor urut dua dari pasangan nomor urut tiga tentu menimbulkan suatu hal yang tidak biasa, karena kedua pasangan nomor urut dua dan nomor urut tiga raihan suara mereka dalam hasil perhitungan suara tidak seimbang bahkan pasangan nomor urut tiga mengalami kekalahan perolehan suara yang sangat berbanding lebih dua kali lipat dari pasangan nomor urut satu. kalau dikaji lebih dalam lagi berdasarkan popularitas, Bahasan,S.H sebagai calon Wakil Walikota nomor urut dua dan Satarudin,S.H sebagai calon Walikota nomor urut tiga sama-sama memiliki kedekatan dan pengaruh di masyarakat kecamantan Pontianak Timur dan jika dikaji berdasarkan latar belakang suku antara Bahasan,S.H dan calon Wakil Walikota nomor urut tiga yaitu Alpian Aminardi,S.H,M.H kedua tokoh ini memiliki kesamaan suku yaitu etnis madura.  Seharusnya kedua calon pasangan nomor urut dua dan nomor urut tiga yang banyak memiliki latar belakang yang sama pada pasanganya dan lawanya seperti kesamaan tempat tinggal dan kesamaan suku haruslah hasil perolehan suaranya tidak terlalu selisih jauh.

Mengapa hal tersebut terjadi, banyak faktor yang mempengaruhi masyarakat untuk lebih banyak memilih pasangan calon Walikota dan Wakil Walikota nomor urut dua Ir.H. Edi Rusdi Kamtono,M.M.,M.T dan Bahasan,S.H  ketimbang pasangan nomor urut tiga Satarudin.,S.H dan Alpian Aminardi,S.H,M.H yang masing-masing dalam komposisi pasangan calon berada dan bertempat tinggal di kecamantan Pontianak Timur. Hal ini juga dapat disebabkan antara lain seperti masyarakat sudah cerdas menentukan pilihan nya berdasarkan visi-misi, pengalaman, janji kampanye, prestasi ataupun juga dikarenakan adanya banyak ketidaksamaan sikap masyarakat kecamatan Pontianak Timur terhadap partai politik pengusung antara kedua calon pasangan  tersebut. Atau kah ada faktor lainnya yang membuat masyarakat Kecamatan Pontianak Timur lebih banyak memutuskan pilihannya pada pasangan Ir.H.Edi Rusdi Kamtono,M.M.,M.T dan  Bahasan,S.H.

Untuk menganalisis perilaku pemilih ada beberapa pendekatan menurut Aspar menyatakan terdapat tiga model menganalisis perilaku pemilih yakni pendekatan sosiologis, pendekatan psikologis dan  pendekatan rasional. Ketiga pendekatan tersebut merupakan suatu hal fenomenal dan menjadi perilaku memilih masyarakat dalam pemilihan kepala daerah dan menjadi dasar dalam menentukan sikap politinya. Sehingga pendekatan ini dapat menjelaskan sebab dan arah perilaku pemilih yang akan dibuktian melalui penelitian lebih lanjut.

Dari fakta-fakta empirik tersebut juga didukung aspek teoritik maka menjadi menarik untuk dicermati kecenderungan perilaku pemilih masyarakat Kecamatan Pontianak Timur yang lebih banyak memutuskan sikap pilihanya pada pasangan nomor urut dua yaitu Ir.H.Edi Rusdi Kamtono,M.M.,M.T dan  Bahasan,S.H. pada Pilkada Kota Pontianak tahun 2018. Ini lah yang menarik untuk mengkaji perilaku pemilih lebih lanjut melalui penelitian yang berjudul : “Faktor Yang Mempengaruhi Perilaku Pemilih Terhadap Kemenangan Pasangan Edi Rusdi Kamtono-Bahasan di Kecamatan Pontianak Timur Dalam Pilkada Kota Pontianak Tahun 2018.

 

Share on Whatsapp Share on Google Plus

About ardianusardi.blogspot.com

    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar:

Posting Komentar